Opini

KITA MENUNGGU ‘PERANG’ ICW & MOELDOKO. Oleh Dimas Supriyanto.

KITA MENUNGGU ‘PERANG’ ICW & MOELDOKO. Oleh Dimas Supriyanto.

Berita Terbaru, Hukum, Opini
Selarasindo.com--SAYA berada di antara mereka yang berharap agar 'peperangan di antara ICW dengan Jendral. Purn Moeldoko, berlanjut. Biar ada kejelasan. Terlepas apakah saya tidak punya kawan di ICW dan tidak kenal dengan Jendral Purnawirawan Moeldoko, khalayak perlu tahu duduk perkara yang sebenarnya. Biar lebih gamblang. Kenyataannya, memang ada pejabat yang memanfaatkan masa pandemi untuk keuntungan pribadi. Dan ada juga LSM yang galak mengumbar tudingan. Rakyat perlu kejelasan apakah itu benar, ada faktanya, atau cuma gertakan. Tudingan kosong. LSM Indonesia Corruption Watch (ICW) menuding dugaan keterlibatan Moeldoko dalam 'promosi' Ivermectin sebagai 'obat' Corona atau COVID-19. Nama Moeldoko, yang kini menjabat Kepala Staf Kepresidenan disebut dalam temuan ICW yang dipubli...
RATNA SARI DEWI SUKARNO 81 TAHUN  Oleh Supriyanto Martosuwito.

RATNA SARI DEWI SUKARNO 81 TAHUN Oleh Supriyanto Martosuwito.

Berita Terbaru, Opini
“Kalau aku mati, kuburlah aku di bawah pohon yang rindang. Aku mempunyai istri yang aku cintai dengan segenap jiwaku. Namanya Ratna Sari Dewi. Kalau ia meninggal, kuburlah ia dalam kuburku. Aku menghendaki ia selalu bersama aku." Demikian pesan Sang Proklamator dalam buku "Bung Karno: Perginya Seorang Kekasih, Suami & Kebanggaanku" (Erka, 1978). Dewi Sukarno yang amat dicintai oleh tokoh proklamator belum meninggal. Bahkan baru merayakan ultahnya yang ke 81 dalam pesta kecil yang meriah. Dia masih bisa bernyanyi nyanyi dan menari. Pernikahan Bung Karno dan Naoko Nemoto alias Ratna Sari Dewi dikaruniai seorang putri bernama Kartika Sari Dewi dengan nama panggilan Karina. Pada era 1990an saat marak dugem dugeman di diskotik Tanamur (Tanah Abang Timur) Jakarta Pusat, s
“JOKOWI SUDAH MEMBAYAR SAYA”  Oleh Supriyanto Martosuwito.

“JOKOWI SUDAH MEMBAYAR SAYA” Oleh Supriyanto Martosuwito.

Berita Terbaru, Opini
Selarasindo-- "Benar, Mas,  sampeyan nggak dibayar sama tim Jokowi? " seorang teman bertanya,  setengah mendesak. Saya menggeleng keras. Memang tidak.  Dia heran. Menurutnya, seharusnya saya dibayar. Karena tulisan saya kental pro Jokowi.  Jokowi banget.   Beberapa tahun lalu sebelum pensiun, teman di kantor,  sesama redaktur mempersoalkan juga. "Sebenarnya saya lebih salut kalau mas mau profesional dan dibayar, " kata teman itu.  Saya menanggapinya dengan senyum.  Nampaknya saya naif di matanya. Kok mau?  Kok bisa? "Perang ideologis nggak akan ada habisnya.  Urusan (dukung capres)  01 sudah selesai.  Kan sudah menang?   Mending cari duit aja, bikin channel Youtube,  kek,   " saran teman yang lain. Begitulah. Banyak yang mengira saya dapat gaji dan bayaran sebagai pembela peme
ARUS BALIK SANG PENDUKUNG. Oleh Supriyanto Martosuwito.

ARUS BALIK SANG PENDUKUNG. Oleh Supriyanto Martosuwito.

Berita Terbaru, Opini
Selarasindo.com--  Media massa mainstrean dan konvensional bersama para aktifis LSM -  yang selama ini disuplai dana asing - juga kubu oposan,  kini kerepotan menghadapi netizen pro pemerintah.   Bahkan Dewan Pers pun terganggu. Menuding "buzzer" merusak kebebasan pers.   Bayangkan - lembaga berwibawa  yang seharusnya mengantisipasi perkembangan media massa - tidak siap menghadapi kehadiran media baru : media sosial - sebagai wujud demokratisasi sesungguhnya,  di mana kini setiap orang bebas bersuara (dengan gadgetnya) dan layak didengar.   Dewan Pers masih saja pakai paradigma lama. Sebagai orang media, saya tahu persis tak ada media (mainstream)  yang sepenuhnya independen.  Termasuk Dewan Pers - sebagai pengawasnya. Kasus Kompas TV yang terancam denda Rp. 500 juta atas laporan
LAGI-LAGI ANARKO. Oleh Dimas Supriyanto.

LAGI-LAGI ANARKO. Oleh Dimas Supriyanto.

Berita Terbaru, Opini
Selarasindo.com--NAMA Anarko lagi lagi disebut dalam demo rusuh Kamis, 8 Oktober 2020. Pejabat Kepolisian dan Pangdam Jaya menyebutnya di siaran berita teve. Meski sudah menjadi kelompok laten kita jarang melihat proses hukum terhadap mereka. Anarko Sindikalis - Anarcho-Syndicalism - biasanya memang muncul dan menumpang demo buruh. Mereka memanaskan suasana dan membuat aksi anarki - sesuai namanya. Pancingan rusuh mereka selalu berhasil mengajak massa lain yang ikut ikutan. Aksi aksi anarki tak terhindarkan. Anarko Sindikalis bukan perusuh biasa. Mereka ingin menumbangkan negara. Anarko adalah paham politik anti negara dan anti tatanan. Mereka memanfatkan keresahan dan kepanikan massa untuk membuat negara tanpa aturan. Menciptakan masyarakat tanpa kelas politik, ekonomi, dan s...
SAMA-SAMA SKEPTIS. Oleh Dimas Supriyanto.

SAMA-SAMA SKEPTIS. Oleh Dimas Supriyanto.

Berita Terbaru, Opini
Selarasindo.com- Thomas L. Friedman dari 'New York Times' mengatakan bahwa skeptis adalah sikap untuk selalu mempertanyakan segala sesuatu, meragukan apa yang diterima, dan mewaspadai segala kepastian agar tidak mudah ditipu. Seorang yang skeptis akan berkata: "Saya kira itu tidak benar. Saya akan menceknya." Setiap wartawan diminta memiliki sikap skeptis. Bahkan ada yang mewajibkannya. Jurnalis tidak boleh percaya begitu saja keterangan narasumber, menerima informasi secara bulat bulat, menelan mentah mentah dan menyiarkan semua informasi yang dijejalkan dan dikirimkan kepadanya. Untuk itu, mereka dibekali perintah, agar: cek, ricek dan cross cek! Agar berita yang disiarkannya berimbang. Cover both side! Dalam buku "Sembilan Elemen Jurnalisme", empu jurnalis kaliber du...
BURUAN APARAT BERIKUTNYA.  Oleh : Dimas Supriyanto

BURUAN APARAT BERIKUTNYA. Oleh : Dimas Supriyanto

Hukum, Opini
" MENDADAK saya geli membaca berita di instagram dari Kompas TV. Ya. Kompas TV. Media terkemuka kita ini mendadak dijadikan ajang promosi jabatan oleh LSM. "Kabareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo, dinilai layak menjadi Kepala Kepolisian Republik Indonesia atau Kapolri untuk menggantikan Idham Azis yang akan memasuki masa pensiun, " demikian disampaikan oleh Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia atau MAKI, Boyamin Saiman. Kabareskrim Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo dan buronan Djoko Soegiarto Tjandra. (ist). “Saya mengatakan dia (Kabareskrim) layak menjadi Kapolri,” kata Boyamin Saiman dalam wawancara dengan Kompas TV pada Kamis (30/7/2020) malam. Makin banyak saja LSM yang "ngamen" - tak malu malu mempromosikan jagoannya. Kita tahu lah pasti "ada udang d
MEMAHAMI EFEKTIVITAS TUJUAN DAN MANFAAT PRAKTEK KERJA LAPANGAN. Oleh: Agst Aris Afifudin..

MEMAHAMI EFEKTIVITAS TUJUAN DAN MANFAAT PRAKTEK KERJA LAPANGAN. Oleh: Agst Aris Afifudin..

Berita Terbaru, Opini
  Agsta Aris Afifudin (ist) Selarsindo.com--Mahasiswa Universitas Peradaban akan melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) periode 2019-2020 dimana PKL (Praktek Kerja Lapangan) merupakan suatu program belajar atau kegiatan di perguruan tinggi yang pada dasarnya harus diikuti oleh seluruh mahasiswa. Berdasarkan Undang-undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-undang No.14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen, Undang-undang No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Peraturan pemerintah No.4 Tahun 2014 tentang Pendidikan dan Pengelolaan Perguruan Tinggi, dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Pasalnya, berdasarkan peraturan tersebut tujuan dari pelaksanaan PKL adalah mahasiswa mampu mengimpl...
SIAPA PELAKU HOAK SESUNGGUHNYA?

SIAPA PELAKU HOAK SESUNGGUHNYA?

Berita Terbaru, Opini
Oleh : Gisyanugrah Teddy Sanjaya (Mahasiswa Universitas Peradaban, Fakultas Sains dan Teknologi) Selarasindo.com--Ditengah perkembangan teknologi yang semakin pesat di era milenial ini sudah mulai merambah dan muncul beriringan berita-berita kebohongan di media sosial, atau yang biasa disebut dengan istilah hoax. Hoaks yang kini tercantum di Kamus Besar Bahasa Indonesia dengan arti “berita bohong” tak sesederhana kelihatannya. Hoaks yang biasa diartikan sebagai upaya memperdaya banyak orang dengan sebuah berita bohong, memperdaya sekumpulan orang dengan membuat mereka percaya pada sesuatu berita yang telah dipalsukan. Berita bohong dan fitnah sering menemukan fenomena untuk hadir dalam kehidupan manusia. Padahal, dalam sejarah berita bohong sudah tertulis jelas dalam kitab-kitab s
MENELISIK PEMILIH RASIONAL, JELANG PEMILU SERENTAK.

MENELISIK PEMILIH RASIONAL, JELANG PEMILU SERENTAK.

Berita Terbaru, Opini
  Selarasindo.com--Menjelang Pemilu 2019, untuk pertama kalinya dalam sejarah suhu politik kian memanas dan tahapan kampanye pemilu saat ini masih berlangsung. Pasalnya, masa tenang pemilu dimulai 14-16 April dan masa pencoblosan pada 17 April 2019. Ada banyak pihak yang memanfaatkan sisa waktu sebelum masa pemungutan suara dengan menebar berita buruk  kepada publik. Ada juga pihak-pihak yang memanfaatkan dengan menggunakan fasilitas pemeritah diantaranya pendidikan, dan tempat beribadah untuk berkampanye yang bertujuan untuk memperoleh suara terbanyak. Walau hal diatas merupakan salah satu kesempatan dalam kreadibilitas sang pemimpin untuk mendominasi suara, melanggar peraturan yang sudah di tetapkan bukanlah fenomena baru dalam dunia politik.   Antar kubu saling