Opini

LAGI-LAGI ANARKO. Oleh Dimas Supriyanto.

LAGI-LAGI ANARKO. Oleh Dimas Supriyanto.

Berita Terbaru, Opini
Selarasindo.com--NAMA Anarko lagi lagi disebut dalam demo rusuh Kamis, 8 Oktober 2020. Pejabat Kepolisian dan Pangdam Jaya menyebutnya di siaran berita teve. Meski sudah menjadi kelompok laten kita jarang melihat proses hukum terhadap mereka. Anarko Sindikalis - Anarcho-Syndicalism - biasanya memang muncul dan menumpang demo buruh. Mereka memanaskan suasana dan membuat aksi anarki - sesuai namanya. Pancingan rusuh mereka selalu berhasil mengajak massa lain yang ikut ikutan. Aksi aksi anarki tak terhindarkan. Anarko Sindikalis bukan perusuh biasa. Mereka ingin menumbangkan negara. Anarko adalah paham politik anti negara dan anti tatanan. Mereka memanfatkan keresahan dan kepanikan massa untuk membuat negara tanpa aturan. Menciptakan masyarakat tanpa kelas politik, ekonomi, dan s...
SAMA-SAMA SKEPTIS. Oleh Dimas Supriyanto.

SAMA-SAMA SKEPTIS. Oleh Dimas Supriyanto.

Berita Terbaru, Opini
Selarasindo.com- Thomas L. Friedman dari 'New York Times' mengatakan bahwa skeptis adalah sikap untuk selalu mempertanyakan segala sesuatu, meragukan apa yang diterima, dan mewaspadai segala kepastian agar tidak mudah ditipu. Seorang yang skeptis akan berkata: "Saya kira itu tidak benar. Saya akan menceknya." Setiap wartawan diminta memiliki sikap skeptis. Bahkan ada yang mewajibkannya. Jurnalis tidak boleh percaya begitu saja keterangan narasumber, menerima informasi secara bulat bulat, menelan mentah mentah dan menyiarkan semua informasi yang dijejalkan dan dikirimkan kepadanya. Untuk itu, mereka dibekali perintah, agar: cek, ricek dan cross cek! Agar berita yang disiarkannya berimbang. Cover both side! Dalam buku "Sembilan Elemen Jurnalisme", empu jurnalis kaliber du...
BURUAN APARAT BERIKUTNYA.  Oleh : Dimas Supriyanto

BURUAN APARAT BERIKUTNYA. Oleh : Dimas Supriyanto

Hukum, Opini
" MENDADAK saya geli membaca berita di instagram dari Kompas TV. Ya. Kompas TV. Media terkemuka kita ini mendadak dijadikan ajang promosi jabatan oleh LSM. "Kabareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo, dinilai layak menjadi Kepala Kepolisian Republik Indonesia atau Kapolri untuk menggantikan Idham Azis yang akan memasuki masa pensiun, " demikian disampaikan oleh Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia atau MAKI, Boyamin Saiman. Kabareskrim Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo dan buronan Djoko Soegiarto Tjandra. (ist). “Saya mengatakan dia (Kabareskrim) layak menjadi Kapolri,” kata Boyamin Saiman dalam wawancara dengan Kompas TV pada Kamis (30/7/2020) malam. Makin banyak saja LSM yang "ngamen" - tak malu malu mempromosikan jagoannya. Kita tahu lah pasti "ada udang d
MEMAHAMI EFEKTIVITAS TUJUAN DAN MANFAAT PRAKTEK KERJA LAPANGAN. Oleh: Agst Aris Afifudin..

MEMAHAMI EFEKTIVITAS TUJUAN DAN MANFAAT PRAKTEK KERJA LAPANGAN. Oleh: Agst Aris Afifudin..

Berita Terbaru, Opini
  Agsta Aris Afifudin (ist) Selarsindo.com--Mahasiswa Universitas Peradaban akan melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) periode 2019-2020 dimana PKL (Praktek Kerja Lapangan) merupakan suatu program belajar atau kegiatan di perguruan tinggi yang pada dasarnya harus diikuti oleh seluruh mahasiswa. Berdasarkan Undang-undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-undang No.14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen, Undang-undang No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Peraturan pemerintah No.4 Tahun 2014 tentang Pendidikan dan Pengelolaan Perguruan Tinggi, dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Pasalnya, berdasarkan peraturan tersebut tujuan dari pelaksanaan PKL adalah mahasiswa mampu mengimpl...
SIAPA PELAKU HOAK SESUNGGUHNYA?

SIAPA PELAKU HOAK SESUNGGUHNYA?

Berita Terbaru, Opini
Oleh : Gisyanugrah Teddy Sanjaya (Mahasiswa Universitas Peradaban, Fakultas Sains dan Teknologi) Selarasindo.com--Ditengah perkembangan teknologi yang semakin pesat di era milenial ini sudah mulai merambah dan muncul beriringan berita-berita kebohongan di media sosial, atau yang biasa disebut dengan istilah hoax. Hoaks yang kini tercantum di Kamus Besar Bahasa Indonesia dengan arti “berita bohong” tak sesederhana kelihatannya. Hoaks yang biasa diartikan sebagai upaya memperdaya banyak orang dengan sebuah berita bohong, memperdaya sekumpulan orang dengan membuat mereka percaya pada sesuatu berita yang telah dipalsukan. Berita bohong dan fitnah sering menemukan fenomena untuk hadir dalam kehidupan manusia. Padahal, dalam sejarah berita bohong sudah tertulis jelas dalam kitab-kitab s
MENELISIK PEMILIH RASIONAL, JELANG PEMILU SERENTAK.

MENELISIK PEMILIH RASIONAL, JELANG PEMILU SERENTAK.

Berita Terbaru, Opini
  Selarasindo.com--Menjelang Pemilu 2019, untuk pertama kalinya dalam sejarah suhu politik kian memanas dan tahapan kampanye pemilu saat ini masih berlangsung. Pasalnya, masa tenang pemilu dimulai 14-16 April dan masa pencoblosan pada 17 April 2019. Ada banyak pihak yang memanfaatkan sisa waktu sebelum masa pemungutan suara dengan menebar berita buruk  kepada publik. Ada juga pihak-pihak yang memanfaatkan dengan menggunakan fasilitas pemeritah diantaranya pendidikan, dan tempat beribadah untuk berkampanye yang bertujuan untuk memperoleh suara terbanyak. Walau hal diatas merupakan salah satu kesempatan dalam kreadibilitas sang pemimpin untuk mendominasi suara, melanggar peraturan yang sudah di tetapkan bukanlah fenomena baru dalam dunia politik.   Antar kubu saling
BAHAGIA DAN KECEWA NONTON PERTUNJUKAN WAYANG oleh : Dimas Supriyanto.

BAHAGIA DAN KECEWA NONTON PERTUNJUKAN WAYANG oleh : Dimas Supriyanto.

Berita Terbaru, Opini
Selaraskan di.com – Saya kira, saya orang Jawa yang beruntung. Karena sampai hari ini masih bisa menonton pertunjukkan wayang kulit di ibukota ini. Hampir tiap akhir pekan ada ‘wayangan’ di Jakarta dan sekitarnya. Sungguh kabar menggembirakan dan mengharukan. Menggembirakan, karena seni tradisi leluhur saya, kami - orang Jawa - bisa bertahan di era teknologi informasi yang serba ringkas, praktis dan cepat ini. Sebab, pertunjukan wayang adalah upacara/ritual semalam suntuk, yang memerlukan energi ekstra bagi penonton yang ingin menyaksikannya dengan tuntas. Mengharukan, karena penontonnya masih melimpah. Bahkan di media sosial ada grup grup tempat bertukar informasi dimana pertunjukan wayang akan tampil dan digelar. Sejak kecil saya suka menonton wayang, duduk di pinggir kotak
IR. DJOKO SOETRISNO : SUDAH PANCASIALISKAH KITA?

IR. DJOKO SOETRISNO : SUDAH PANCASIALISKAH KITA?

Berita Terbaru, Opini
Tahun 2017 ini untuk pertamakalinya bangsa Indonesia  memperingati  1 Juni sebagai Hari Lahirnya Pancasila, setelah tahun 2016 lalu Presiden  RI. Ir. Joko Widodo menetapkan 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahirnya Pancasila. Sebagai warga negara saya sangat menghormatinya. Namun di sisi lain sedikit prihatin.  Sebagai dosen, di lapangan sering menjumpai masih ada mahasiswa yang tidak hafal Pancasila. Kondisi seperti itu sungguh membuat kita mengelus dada.  Oleh karenanya saat ini yang perlu diperhatikan  adalah bagaimana caranya menanamkan  nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda  penerus bangsa. Pancasila bukan hanya sebatas sebagai hafalan namun bagaimana mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat. Setiap orang, siapa pun dari manapun asalnya