Seni Budaya

PENGGEMAR EBEG ‘WAHYU TURONGGO SEKTI’ TETAP BERTAHAN MESKI DIGUYUR HUJAN.

PENGGEMAR EBEG ‘WAHYU TURONGGO SEKTI’ TETAP BERTAHAN MESKI DIGUYUR HUJAN.

Berita Terbaru, Seni Budaya
Selarasindo.com--Sungguh membanggakan. Masyarakat desa Karangtengah kecamatan Cilongok dan sekitarnya ternyata penggemar berat seni kuda kepang atau Ebeg. Meski diguyur hujan, pemain maupun penonton tetap bertahan. Seperti halnya Minggu siang 15 Nopember 2020, grup Ebeg 'Wahyu Turongo Sekti' dibanjiri penonton yang mayoritas anak muda. Diawali pukul 13.00 WIB, penonton pun mulai berdatangan. Tak lama kemudian di daerah Agro Karang Penginyongan gerimis pun mulai turun. Sebagian penonton bernaung di Pendapa Praba Wulan. Meski diguyur hujan gerimis namun antusias baik pemain maupun penonton sama-sama bertahan hingga pentas selesai. Yang menarik lagi,  pentas Ebeg ini juga berdampak pada penggemar yang biasa interes atau kesurupan. Beberapa penonton yang tengah bernaung di pen
GRUP EBEG ‘TURONGGO PRANA MUKTI’ GOTONG ROYONG LESTARIKAN SENI BUDAYA WARISAN LELUHUR.

GRUP EBEG ‘TURONGGO PRANA MUKTI’ GOTONG ROYONG LESTARIKAN SENI BUDAYA WARISAN LELUHUR.

Berita Terbaru, Seni Budaya
Selarasindo.com--Grup Ebeg  "Turonggo Prana Mukti” berdiri pada Januari 2016, beralamat di  RT 5 RW 7 Desa Ajibarang Kulon kecamatan Ajibarang Banyumas. Kini beranggotakan 30 orang usia antara 17-50 tahun. Mereka berasal dari berbagai desa di kecamatan Ajibarang. Minggu 8 Nopember 2020 tampil di wahana wisata edukasi Agro Karang Penginyongan (AKP) di desa Karangtengah Cilongok Banyumas. Sesaat sebelum pentas Triyono (33) ketua grup Ebeg tersebut menuturkan,  tujuan pentasan di AKP ini dalam rangka melestarikan seni dan budaya warisan leluhur yakni seni Ebeg yang di tengah musim Pandemi ini jarang pentas. Pementasan ini merupakan hasil gotongroyong anggota, baik pemain, pengiring, penimbul  maupun pesinden. Mereka sepakat untuk bekerjasama menjaga seni Ebeg ini agar tetap l
LESTARIKAN SENI BUDAYA BANYUMAS, GRUP EBEG ‘ARUM LUNGGUH SETIYO’ PENTAS DI AKP.

LESTARIKAN SENI BUDAYA BANYUMAS, GRUP EBEG ‘ARUM LUNGGUH SETIYO’ PENTAS DI AKP.

Berita Terbaru, Seni Budaya
  Selarasindo.com-- Indonesia sebagai negara besar dengan aneka budaya, dimana Keberagaman budaya yang kita miliki ini patut dijaga agar  budaya tersebut tidak diklaim oleh negara lain. Oleh karenanya Setiap budaya yang ada di negeri ini wajib menjadi tang­gungjawab kita untuk dilestarikan. Generasi penerus yang peduli terhadap pelestarian budaya warisan leluhur adalah Slamet Supriyadi (39). Pria yang tinggal di desa Sudimara kecamatan Cilongok Banyumas ini pada tahun 2017 lalu bertekad mendirikan grup kuda kepang atu Ebeg yang diberi nama 'Arum Lungguh Setiyo'. Dikatakan oleh Slamet Supriyadi saat bincang dengan selaraaindo.com jelang pentas di wahana wisata edukasi Agro Karang Pengiyongan ia menuturkan, saat itu anak muda penggemar dan tertarik belajar seni Kuda Kepan
SEKILAS BERBINCANG DENGAN ALONA,  PENGELOLA ROEMAH MARTHA TILAAR.

SEKILAS BERBINCANG DENGAN ALONA, PENGELOLA ROEMAH MARTHA TILAAR.

Berita Terbaru, Seni Budaya
Alona Ong, Operasional Menejer (OM) Roemah Martha Tilaar. Selarasindo.com-- Wanita yang satu ini sejak tahun 2 tahun lalu mendapat amanah sebagai Operational Manager (OM) Roemah Marthta Tilaar di jalan Sempor lama No 28 Gombong-Kebumen Jawa Tengah. Siang itu ia tampak sibuk. Maklum tempat ini tengah menggelar pameran lukisan dari bahan cat dan mozaik (keramik) karya Ansori seniman kondang dari Gombong. Pameran selama 4 hari (24-28 Oktober 2020) ini dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. Meski nampak sibuk wanita familiar ini masih bersedia menyempatkan waktunya untuk berbincang dengan selarasindo.com seputar Roemah Martha Tilaar ini. Dikatakan oleh Alona bahwa Roemah Martha Tilaar ini dibangun pada tahun 1920. Namun dijadikan museum dan rumah budaya sejak tahun 201...
PAMERAN LUKISAN DAN MOZAIK KARYA ANSORI DAPAT RESPON LUAR BIASA.

PAMERAN LUKISAN DAN MOZAIK KARYA ANSORI DAPAT RESPON LUAR BIASA.

Berita Terbaru, Seni Budaya
Selarasindo.com--Sabtu 24 Oktober 2020 lalu Roemah Marta Tilaar Jalan Sempor Lama  Gombong, Kebumen Jawa Tengah ini  rame dihadiri pengunjung. Mereka datang untuk menghadiri acara pembukaan pameran lukisan dan mozaik karya Ansori seniman kondang dari Gombong dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. Sekitar 40 lukisan dengan media cat dan mozaik ini dipajang di ruang pameran yang digelar dari tanggal 24-28 Oktober 2020. Lukisan mozaik dengan obyek 7 Presiden RI yakni Ir. Soekarno, Soeharto, Ir. BJ Habibie, Gus Dur, Megawati, Soesilo Bambang Yudhoyono dan Ir. Joko Widodo. Selain itu juga ada tokoh NU yakni Mbah Maimun Zuber. Ada lukisan dengan obyek hewan Sapi, Harimau dan juga dengan obyek tokoh wayang. Acara dibuka oleh Gunawan mewakili Kepala Dinas Peariwisata kabupa
PERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA, ANSORI GELAR PAMERAN LUKISAN DAN MOZAIK DI RUMAH BUDAYA MARTA TILAAR GOMBONG

PERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA, ANSORI GELAR PAMERAN LUKISAN DAN MOZAIK DI RUMAH BUDAYA MARTA TILAAR GOMBONG

Berita Terbaru, Seni Budaya
Selarasindo.com--Seniman kondang dari Gombong, Ansori tanggal 24-28 Oktober 2020 akan menggelar Pameran Tunggal Lukisan dan Mozaik di Rumah Budaya Marta Tilaar jalan Sempor lama No 28 Gombong-Kebumen, Jawa Tengah. Pameran ini dalamnrangka memperingati hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2020 . Pameran seni ini merupakan fisual kegembiraan yang terlahir di Gombong dan Indonesia. Seni Mozaik " Kebahagiaan Shinta" karya Ansori. (Ist) Pameran bertajuk "Bombong Dadi Wong Gombong" ini akan menggelar kurang lebih 20 karya Mozaik dan lukisan cat minyak dengan mengangkat obyek seni budaya Indonesia yang beragam serta tokoh-tokoh karismatik.  Harga karya seni ini dibandrol antara Rp 5 juta- Rp 50 juta. Rumah Budaya Marta Tilaar. Rumah budaya Marta Tilaar berdiri sejak tahun1920 dan
BATIK-BATIK NELSON MANDELA.

BATIK-BATIK NELSON MANDELA.

Berita Terbaru, Seni Budaya
Selarasindo.com - Presiden Afrika Selatan, peraih Hadiah Nobel Perdamaian 1993, Nelson Mandela adalah tokoh yang kepadanya kita wajib berterima kasih - karena dengan suka cita beliau memperkenalkan busana batik kepada dunia. Ketika para pemimpin Indonesia cenderung "bermain aman" dengan setelan jas dan dasi, tokoh pejuang antiapartheid ini dengan percaya diri tampil mengenakan batik di forum forum internasional. Juga di acara jamuan resmi dan saat menyambut kepala negara di rumahnya. Bahkan saat bertemu dengan Ratu Elizabet II di Istana Buckingham, Inggris, Pak Nelson Mandela pun memakai batik. Perkenalan pertama Mandela dengan batik berawal dari kunjungan perdananya ke Indonesia pada 1990-an sebagai sebagai wakil ketua organisasi Kongres Nasional Afrika. Melawat ke Jak...
EBEG ‘GARUDA MAS BATUR GUNUNG’ KOLABORASIKAN DENGAN REOG PONOROGO.

EBEG ‘GARUDA MAS BATUR GUNUNG’ KOLABORASIKAN DENGAN REOG PONOROGO.

Berita Terbaru, Seni Budaya
selarasindo.com-- Dalam rangka ikut melestarikan seni budaya warisan leluhur, sejak Agustus 2020 lalu, Agro Karang Penginyongan (AKP) wahana wisata edukasi di desa Karangtengah, Cilongok Banyumas ini  setiap hari Minggu menyajikan hiburan seni tradisional Ebeg atau Kuda Kepang. Pementasan kesenian khas Banyumas ini ternyata mendapat respon luar biasa bagi masyarakat sekitarnyamaupun pengunjung dari luar. Hal ini terbukti banyaknya penontonmulai darianak-anak,remaja hingga orang tua. Seperti pada Minggu 13 September 2020, pengunjung disuguhi pementasan Grup Ebeg Garuda Mas Batur Gunung dari desa Pasir Kulon Karanglewas. Penampilan grupebeg yang satu ini agak berbeda dengan lainnya. Dimana penonton bukan hanya disuguhi tarian barongan, tapi juga dikolaborasi dengan seni Jawa Ti
EDON, SASTRAWAN BANYUMAS TAMPIL DI TVRI JOGJA.

EDON, SASTRAWAN BANYUMAS TAMPIL DI TVRI JOGJA.

Berita Terbaru, Seni Budaya
Selarasindo.com. Sastrawan kondang dari Banyumas yang juga pimpinan Sanggar Gethek Edi Romadhon (Edon), Kamis 11 September 2020 muncul di TVRI Jogjakarta. Tampilnya di acara Pendapa Kang Tejo tersebut sebagai bintang tamu. Dalam kesempatan tersebut, sastrawan puisi ini juga sekaligus membawa misi untuk mensosialisasikan adanya Rumah Sastra Ahmad Tohari di wahana wisata edukasi Agro Karang Penginyongan, di desa Karangtengan,kecamatan Cilongok Banyumas Jawa Tengah Edon saat itu didampingi Hendro yang juga seniman vokal mengisi jam tayang pukul  pukul 17.00-18.00 WIB diisi Musikalisasi Puisi karyanya berjudul: Air Mata Kini. Bila air mata telah berubah menjadi air bah bernama banjir. Ada apa dengan Jakarta? Kenapa selalu saja ada dalam aura sikat, sikut, cakar dan A
EBEG ‘DANGER’ BANYUMAS, BUKAN TONTONAN BIASA.

EBEG ‘DANGER’ BANYUMAS, BUKAN TONTONAN BIASA.

Berita Terbaru, Seni Budaya
Selarasindo.com--Banyumas memiliki berbagai seni tradisional unik.  Salah satunya adalah Ebeg atau kuda lumping. Seni tari dengan aneka performen seperti cepet, penthul bahkan ada barongan yakni seperti harimau besar yang didalamnya dua pemain depan dan belakang. Saking uniknya, bukan hanya dari penampilan tapi juga ekspresi. Adegan tidak wajar juga ada di pentas seni Ebeg. Jika pemain sudah kerasukan, ada yang makan beling (pecahan kaca), bamba atau kayu api, kembang menyan dan lainnya. Itulah seni Ebeg Banyumasan. Salah satu diantara adalah grup ebeg Danger dari desa Tumiyang kecamatan Cilongok Banyumas, yang salah satu penggagas pendirinya adalah Monde. Grup ebeg Danger (dudu dolanan biasa) bukan permainan biasa dari Banyumas. Yang didirikan lima tahun lalu. "