MEMAHAMI EFEKTIVITAS TUJUAN DAN MANFAAT PRAKTEK KERJA LAPANGAN. Oleh: Agst Aris Afifudin..

 

Agsta Aris Afifudin (ist)

Selarsindo.com–Mahasiswa Universitas Peradaban akan melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) periode 2019-2020 dimana PKL (Praktek Kerja Lapangan) merupakan suatu program belajar atau kegiatan di perguruan tinggi yang pada dasarnya harus diikuti oleh seluruh mahasiswa. Berdasarkan Undang-undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-undang No.14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen, Undang-undang No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Peraturan pemerintah No.4 Tahun 2014 tentang Pendidikan dan Pengelolaan Perguruan Tinggi, dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Pasalnya, berdasarkan peraturan tersebut tujuan dari pelaksanaan PKL adalah mahasiswa mampu mengimplementasikan, mengembangkan keilmuan dalam dunia kerja/masyarakat, sesuai dengan kompetensi yang dimiliknya, sehingga dapat menambah pengetahuan, pengalaman, dan keahlian sesuai dengan bidang keilmuannya.

Akan hal itu apakah mahasiswa yang melakukan Praktek Kerja Lapangan memperoleh pengetahuannya terkait pengumpulan data dan analisis data yang terkait dengan masalah dalam tuntutan menulis laporan penelitiannya nanti?

Peranan perguruan tinggi bahwasanya akan menjadi tolakukur yang strategis bagi masyarakatnya. Perguruan tinggi diharapkan tidak saja sebagai sarana pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tetapi sekaligus sebagai sarana pelatihan dan pematangan sumber daya manusia yang akan siap memasuki teknostruktur (keadaan) masyarakat industrial dimasa depan. Hal ini menunjukan bahwa sifatnya PKL diwajibkan bagi mahasiswanya agar mengetahui dunia pekerjaan.

Dunia kerja diartikan sebagai gambaran tentang orang-orang yang bekerja. Charles R Wright membatasi dunia kerja sebagai kelompok kerja yang antara lain terdiri dari eksekutif bisnis, pejabat, pegawai kantor, guru, pengacara, wartawan, dokter, ilmuwan, petani, nelayan dan ibu rumah tangga.
Informasi tentang dunia kerja ini akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa dalam memahami dunia kerja. Melalui PKL pemahaman terhadap dunia kerja pada umumnya dapat diperoleh mahasiswa karena menghadapi adalah kenyataan bukan hanya teori sehingga mahasiswa memperoleh informasi yang sebanyak-banyaknya dari lingkungan kerja. Secara garis besar pemahaman terhadap dunia kerja meliputi pengetahuan terhadap diri sendiri, dan pemahaman terhadap lingkungan kerja.

Namun, apa yang menjadi bekal bagi mahasiswa untuk melaksanakan program PKL? Mahasiswa tentu dalam pembekalan akan diberikan materi yang akan menjadi bekal mahasiswa dalam melaksanakan PKL. Materi yang diberikan, PKL di kelompokan menjadi 2 yaitu materi umum dan materi khusus.
Materi umum berisi materi yang terkait dengan tekhnis pelaksanaan mulai dari persiapan ampai evaluasi pelaksanaan PKL. Materi khusus terkait dengan keilmuan yang diperlukan dalam pelaksanaan PKL.

Program PKL juga terdiri dari beberapa bidang garapan dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Memang bagi mahasiswa sendiri sistem belajar mengajar tidak cukup jika hanya mempelajari teori saja, tetapi juga memerlukan praktik. Hal ini tentu bertujuan untuk memperdalam pengetahuan mahasiswa dari materi yang diberikan oleh dosen. Kalau di kampus, mahasiswa terkadang bosan dan kurang mengerti betul bagaimana deskripsi pekerjaan mereka. Setelah terjun langsung ke lapangan mahasiswa bisa paham bahkan menguasai penuh sehungga bisa menjelaskan dengan bahasa mereka sendiri tanpa terpaku pada referensi yang ada di media. Perlu di ingat, teori yang didapat kalau dipelajari dengan menghapal mungkin akan cepat lupa. Namun, dengan adanya praktik, mahasiswa akan lebih mengingat dan memahaminya dengan baik. Maka dari itu, jika beberapa perguruan tinggi tidak mewajibkan mahasiswanya untuk mengikuti PKL hal ini tentu patut untuk dipertimbangkan. Karena, hal ini bisa menjadi pedoman mahasiswa untuk melakukan penelitian nanti di tingkat semeter tua.

PKL juga merupakan kesepakatan sementara dengan sebuah instansi atau perguruan tinggi. Seperti yang biasa dilakukan hampir seluruh perguruan tinggi PKL merupakan program yang diwajibkan untuk di ikuti semua mahasiswa nya.

Anggap saja kita akan praktik kerja disebuah instansi dan di tempatkan di bagian kehumasan instansi tersebut. Tugas-tugas kita adalah membangun dan mempertahankan citra dan hubungan baik, bukan hanya itu, tugasnya juga meliputi menulis, mengedit dan lain-lain. Kita dapat memanfaatkan sebaik-baiknya dengan mencoba dan melihat-lihat apa saja yang di lakukan oleh orang-orang yang dapat dikatakan sebagai orang yang sudah profesional di bidang tersebut. Dalam artian, dengan cara ini dapat meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan diri kita.

Memilih tempat PKL mahasiswa sebisa mungki harus sesuai dengan latar belakang studi atau backgroundnya, sehingga mahasiswa akan lebih siap ketika terjun langsung ke lapangan.
Dilihat dari efektivitasnya mengingat PKL merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap penilaian ini berguna untuk memperoleh nilai akhir oleh pembimbing PKL. Penilaiannya ini tentu penting bagi mahasiswa yang akan meniti karir selanjutnya untuk mengetahui optimal tidaknya dalam menjalankan perannya sebagai dosen pembimbing.

Mahasiswa yang sudah melaksanakan PKL akan lebih memahami pekerjaan sehingga ia akan memiliki informasi tentang lingkungan pekerjaan yang lebih memadai, dapat menentukan pilihan-pilihannya yang lebih tepat, jika dibandingkan dengan orang-orang yang tidak memiliki informasi yang cukup memadai.

Maka dari itu, bagi mahasiswa yang akan terjun kelapangan. Mengikuti PKL dengan memahami efektivitas tujuan dan manfaat PKL sangatlah penting. Mengapa? Sebagai mahasiswa dapat mengaplikasikannya dan meningkatkan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan, menambah wawasan, serta menambah dan meningkatkan keterampilan serta keahlian dibidang praktek.

PKL adalah kesempatan bagi mahasiswa untuk “mencoba sebelum membeli”, artinya, kita bisa merasakan seperti apa bekerja di bidang tertentu tanpa perlu terikat, bahkan, mengikuti program praktik kerja saat kita masih di perguruan tinggi adalah cara bagus untuk mengetahui apa yang bisa kita lakukan untuk karir kita di masa depan.
“ber-ilmu adalah hal keharusan”

Penulis, merupakan mahasiswa Universitas Peradaban
Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.