MAHASISWA IAIN PURWOKERTO IKUTI PELATIHAN KEPEMIMPINAN DAN PENDIDIKAN POLITIK DI AKP.

Mahasiswa Fakultas Dakwah IAIN Purwokerto ikuti Pelatihan Kepemimpinan dan Pendidikan Politik di AKP 5-6/9. (Nsm)

Selarasindo.com—Pemimpin merupakan perilaku yang utuh, konsisten, komitmen dalam perkataan dan tindakan sehingga layak menjadi panutan.

Mahasiswa adalah generasi calon pemimpin yang perlu mendapatkan pembekalan tentang Jiwa Kepemimpinan.

Sebanyak 28 mahasiswa Fakultas IAIN Purwokerto, selama dua hari 5-6/9, mengikuti Pelatihan Jiwa Kepemimpinan dan Pendidikan Politik. Bertempat di wahana wisata edukasi Agro Karang Penginyongan (AKP) di desa Karangtengah kecamatan Cilongok, Banyumas Jawa Tengah.  Mereka tampak bersemangat dalam mengikuti rundown acara dari awal hingga penutupan.

Abdul Basit, Ketua Panitia Pembekalan Jiwa Kepemimpinan dan Pendidikan Politik Mahasiswa IAIN Purwokerto 5-6/9 di AKP. (SH)

Abdul Basit mahasiswa semester 7 Fakultas Dakwah jurusan Menejemen Dakwah sekaligus selaku ketua panitia  menuturkan bahwa pada hari pertama Jumat 5/9 acara dibuka oleh Wakil Dekan 3,  DR. Mustangin. Peserta terdiri dari mahasiswa semester 3 dan 5 ini selanjutnya  diberikan pembekalan materi jiwa kepemimpinan da pendidikan politik. Hari kedua Sabtu 6/9, kegiatan outbond yakni olahraga seperti Senam Pagi dan berbagai permainan lainnya.

Sebagai ketua panita , Basit menuturkan bahwa ia berkunjung ke Agro Karang Penginyongan kali ini untuk  kedua kalinya.

“Sebelumnya  saya survey ke tempat ini  dan ternyata cocok. Untuk itu diputuskan untuk mengadakan acara di sini. Maka untuk kunjungannya kali ini merupakan keduakalinya.”ujarnya.

Cocok untuk keegiatan kemahasiswaan.

Mengapa dipilih AKP sebagai tempat kegiatan?  Menurut Basit AKP fasilitasnya lengkap, suasana nyaman, hawanya sejuk dengan pemandangan indah. Dan yang lebih penting lagi Mushola baik diatas maupun di bawah ada sehingga untuk menjalankan ibadah sholat tidak mengalami kesulitan.

Selain itu peserta juga merasa nyaman nginep di Umah Klapa dengan fasilitas kamar mandi di dalam. Menurut Basit bahwa tempat ini cocok untuk kegiatan mahasiswa karena fasilitasnya lengkap.

Selektif terhadap informasi.

Tentang jiwa kepemimpinan yang ditanamkan kepada mahasiswa di era IT ini sebagai mahasiswa ia berharap agar bijak dalam menyerap informasi. Begitu pula dalam menggunakan IT.

“Jangan asal asalan. Info yang didapat jangan diserap mentah-mentah dan langsung disebar ke banyak orang. Sebaiknya informasi itu kita saring dulu. Jika info itu benar adanya maka baru disher,” ujarnya lagi.

Sebelum pulang, panita dan sebagian peserta foto bersama.(SH)

Pria yang tinggal di Desa Karangcengis kecamatan Bukateja ini selanjutnya menuturkan bahwa ia merasa senang berkegiatan di AKP.  Hal ini karena selain memiliki hoby traveling juga bagi mahasiswa mengadakan kegiatan di luar kampus untuk membuang kejenuhan dan menambah pengalaman. (Saring Hartoyo)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.