IRVAN YULANDA SAPUTRA DAN KAWAN-KAWAN OBSERVASI KE AKP UNTUK MATERI KARYA TULIS JURNALIS.

Irvan Yulanda Saputra (SH)

Selarasindo.com– Pria bernama lengkap Irvan Yulanda Saputra ini diberi amanah sebagai ketua kelas sekaligus penanggungjawab mata kuliah Teknik Dasar Penulisan Jurnalistik Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

Pada Kamis 8 Oktober 2020 ia membawa 14 teman-teman  mahasiswa Semester 5 Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan ini untuk observasi ke Agro Karang Penginyongan (AKP) sebuah wahana wisata edukasi di desa Karangtengah Cilongok Banyumas, Jawa Tengah.

Di puncak bukit Manggalayang Irvan dan teman-mahasiswa UMP foto bersama dengan latar belakang peternakan sapi perah. (SH).

“ Di masa pandemic covid-19 kami pilih tempat ini untuk observasi karena suasananya menyenangkan indah, sejuk dan sehat,” ujar Irvan Yulanda Saputra kepada selarasindo.com usai pembekalan dari Drs. Edi Romadon, dosen Sastra UMP.

Dikatakan bahwa sejak pandemi covid-19 untuk sementara kuliah tatap muka dikampus dihentikan dan perkuliahan menggunakan on line,” ujar Irvan lagi.

Mahasiswa UMP tengah observasi di obyek wisata Agro Karang Penginyongan (AKP) sebagai materi penulisan jurnalistik, Kamis 8/10 . (SH)

Irvan selanjutnya menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari sebelumnya. Pada semester 3, dosen Sastra UMP Drs Edi Romadon sudah membekali tentang teknik dasar jurnalistik. Oleh karenanya pada semester 5 ini dilanjutkan dengan praktek. Mulai dari peliputan, wawancara hingga penulisan.

Hasil pernulisannya di saat COVID 19 masih mewabah ini oleh masing-masing mahasiswa akan dikirim ke sang dosen lewat email.

Anak pertama dari tiga bersaudara pasangan keluarga Sumarno yang tinggal di  Padamara Purbalingga ini mengaku  terkejut setelah ia bersama teman-teman menelusuri wahana wisata edukasi yang satu ini.

“Ternyata di Banyumas ada obyek  wisata alam yang dikonsep untuk dunia pendidikan yang bagus seperti ini.” ujar penggemar puisi ini.

Ingin meneruskan jejak orang tua.

Irvan  selanjutnya menuturkan bahwa ia mengambil Fakultas Pendidikan di UMP karena ingin mengikuti jejak sang ayah yang seorang pendidik.

“Pertama ingin mengikuti jejak orang tua. Kedua karena saya juga  suka dengan dunia pendidikan,” ujar Irvan yang juga menyukai seni sastra.

Kenggemarannya dunia sastra dibuktikan bahwa kini ia sudah banyak menulis puisi.  (Saring Hartoyo)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.