MAYJEN.TNI.(PURN) NONO SUKARNO : “KINI JARANG DITEMUI SOSOK SEPERTI PAK LIEM”

Koeswinroro (Pak Liem) saat berbincang dengan pengurus pusat LVRI Jakarta di Agro Karang Penginyongan desa Karangtengah, Cilongok, Banyumas,Jawa Tengah Sabtu 21/11.(SH)

Selarasindo.com–Pengurus DPP LVRI, terdiri dari Mayjen TNI (Purn) Nono Sukarno, Kol TNI (Purn). Edi dan Letkol. TNI (Purn). Purbo Sungkono, Jumat 20/11/2020 berkunjung ke Gombong, Kebumen-Jawa Tengah.

Kunjungannya itu dalam rangka silaturahmi dengan tokoh Kebumen yakni Koeswintoro (Pak Liem), seorang pengusaha sukses yang memiliki kepedulian tinggi terhadap upaya penanaman nilai-nilai kejuangan kepada generasi penerus bangsa.

Dari kiri ke kanan dr. Sudarmaji, Mayjen TNI (Purn). Nono Sukarno, Koeswintoro (Pak liem, bertopi merah) dan Kol.TNI. (Purn) Edi). (Sh)

Mereka disambut di Hotel Grafika Gombong.  Diawali dengan ramah tamah,  kemudian berbincang tentang penanaman nilai-nilai kejuangan.  Dalam kesempatan tersebut Koeswintoro (Pak Liem) merasa senang  dan bangga dikunjungi oleh para pengurus LVRI Pusat.

Mayjen TNI (Purn) Nono Sukarno. (SH)

“Kami ucapkan selamat datang kepada bapak-bapak para pengurus LVRI Pusat. Semoga terjalin kerjasama yang baik antara LVRI dengan DHC 45 mulai dari pusat hingga daerah untuk bersama-sama berjuang menanamkan nilai-nilai kejuangan kepada generasi penerus bangsa,” ujar Koeswintoto (Pak Liem) yang juga Dewan Penasehat LVRI dan DHC BPK 45 Kebumen ini didampingi dr Sudarmaji (penulis buku sejarah perjuangan) dan Warjan SPd. MPd, pendidik yang juga pengurus DHC BKP 45 Kebumen.

Dalam kesempatan tersebut Mayjen TNI (Purn) Nono Sukarno menuturkan bahwa kedatangannya ke Gombong ini bukan atas nama LVRI, tapi lebih bersifat personal.

“Hanya kebetulan kami bertiga ini ada dalam satu kantor. Menangani pekerjaan sama yang muaranya berupaya agar generasi muda memiliki karakter kejuangan.” ujarnya.

Liem adalah sosok yang langka.

Nono Sukarno menuturkan bahwa ia mendapat informasi tentang sosok Pak Liem ini dari Kol TNI (Purn) Purbo Sungkono pengurus DPP LVRI yang berasal dari Gombong.  Bahwa Pak Liem adalah pendiri Yayasan Karakter yang telah menerbitkan majalah Karakter  dan mencetak buku buku kejuangan.

” Saya belum ketemu beliau, tapi sudah mendapat buku buku sejarah yang telah dibuatnya. Orang-orang seperti beliau saat ini sudah langka bahkan jarang ditemui. Jadi beruntunglah masyarakat di sini yang memiliki sosok seperti Pak Liem. Oleh karenanya saya sangat tertarik dan ingin bertemu beliau. Alhamdulillah saat ini bisa terwujud,”ujar Nono Sukarno.

Selanjutnya Nono mengatakan bahwa sebagai warga negara yang baik seharusnya seperti Pak Liem ini. Jangan hanya memikirkan kebutuhan pribadi saja tapi juga memikirkan bangsa dan negara. Salah satunya dengan menanamkan karakter kejuangan.

Dari hasil pertemuan  tersebut malam harinya dilanjutkan silaturahmi antara DPP LVRI Pusat, LVRI Kebumen dan DHC BPK 45 Kebumen. Pertemuan tersebut selain silaturahmi juha membahas rencana kerjasama  DPC LVRI  dan DHC BPK 45 Kebumen dalam upaya  penanaman nilai-nilai kejuangan.

Pagi harinya tamu dari Jakarta tersebut meninjau wahana wisata edukasi dan wisata sehat Agro Karang Penginyongan milik Pak Liem di desa Karangtengah Cilongok Banyumas Jawa Tengah, yang direncanakan sebagai tempat pertemuan DHC BPK 45 se Jawa Tengah.  (Saring Hartoyo)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.