IR. PUDJI RAHAJU : ” TUGU GEOPARK UJUD KERJASAMA PEMDA KEBUMEN DENGAN UNINDRA”.

Kepala BAP3DA Kebumen Ir. Pudji Rahaju berbincang dengan media usai mengikuti acara peresmian Tugu Geopark Karangsambung-Karangbolong oleh Bupati Kebumen dan Rektor Unindra PGRI Jakarta, di aula kantor Pengelola Obyek Wisata Karangbolong Selasa 9/2. (sh)

Selarasindo.com–Ir. Pudji Rahaju Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bap3da) Kabupaten Kebumen, Selasa 9/2 menghadiri peresmian Tugu Geopark Karangbolong-Karangsambung oleh Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz dan Rektor Unindra PGRI Jakarta Prof H. Sumaryoto.

Usai peresmian Tugu Geopark di desa Jladri kecamatan Buayan dilanjutkan penandatangan masterplant di aula Kantor Pengelolaan Obyek Wisata Karangbolong.

Ir. Pudji Rahaju (ke dua dari kiri) foto bersama Bupati Kebumen dan jajarannya serta Rektor Unindra PGRI Jakarta dan staf usai mengikuti acara peresmian Tugu Geopark dan penandatangan masterplant, Selasa 9/2. (sh)

Disela acara Ir. Pudji Rahaju dalam bincangannya dengan media menuturkan, program ini akan sulit terwujud apabila hanya berjalan sendiri. Oleh karena itu selaku Bap3da Kebumen ia menyampaikan terima kasih kepada Unindra.

“Atas kerjasamanya dengan Unindra, pembangunan dua Tugu yakni Tugu Batik dan Tugu Geopark sudah selesai.” ujar Pudji Rahaju.

Dikatakan bahwa dari Unindra sudah membuatkan masterplant, sehingga dalam pembangunan nanti mengacu pada masterplant yang sudah disetujui oleh UNESCO.

Selain itu, berbagai pelatihan yang sudah dilakukan oleh Unindra juga akan ditindaklanjuti agar warga masyarakat mempunyai ketrampilan.

“Termasuk hari ini kami akan tindaklanjuti dengan mengadakan Rapat Pengembangan Kecamatan Buayan dalam rangka mendukung program Geopark Karangsambung-Karangbolong,” ujari Pudji lagi.

Ketika ditanyakan tentang kapan program geopark selesai,  Ir. Pudji Rahaju menuturkan.

Sebenarnya target program Geopark ini selesai pada tahun 2021 ini. Namun karena adanya wabah Covid-19, sehingga untuk sosialisasi tatap muka langsung dengan masyarakat banyak mengalami kesulitan.

“Oleh karenanya dalam sosialisasi saat ini kami menggunakan media,” ujar Pudji Rahaju seraya menutup bincangannya. (Saring Hartoyo).

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.