EDWIN RENALDY ULTAH KE 47 DI TAMAN PUTRI KUWUNG.

Edwin Renaldy SE. (Sh)

Selarasindo.com–Edwin Renaldy SE Minggu 14 Maret 2021 berulang tahun ke 47. Ia bersama teman dan keluarga grup Arimbi Purwokerto Utara sebanyak 13 orang berkumpul di Taman Putri Kuwung Agro Karang Penginyongan desa Karangtengah Cilongok, Banyumas. Jawa Tengah.

Dikatakan oleh Edwin, sebelumnya acara ultah seperti ini diadakan di rumah. Namun setelah ia melihat suasana Agro Karang Penginyongan dengan suasana dan udara yang sejuk sehingga tertarik untuk mengadakan ultah di obyek wisata edukasi ini.

Edwinn bersama karyawan foto bersama di taman Putri Luwung Agro Karang Penginyongan dalam acara Ultah Edwin Renaldy ke 47 Minggu 14/3/21. (Sh)

Dalam bincangannya selarasindo.com jelang acara Edwin menuturkan, saat ini ia tengah menggeluti bisnis di bidang soun. Pabriknya di daerah Sumbang Purwokerto Utara dan marketnya di wilayah Jawa Tengah.

Pria awet muda yang memiliki hoby renang dan basket ini menuturkan, dalam menjalani dunia usaha harus sabar. Jatuh bangun dan berbagai tentangan baik dari luar maupun dalam itu hal biasa.

” Dunia usaha menghadapi banyak orang. Jadi harus mempelajari karakter orang-orang baik yang diluar (konsumen) maupun dalam (karyawan).” ujar Edwin.

Selain itu yang tak kalah pentingnya adalah dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat. Apalagi di era teknologi informasi saat ini dimana produsen dan konsumen bisa berhubungan secara langsung dengan lebih cepat dan mudah.

Ia kini memiliki sekitar 30 karyawan meliputi produksi dan marketing dengan wilayah pemasaran mulai Tegal, Cilacap, Kudus hingga Jepara.  Soun adalah bahan masakan terbuat dari tepung dan produksinya ada ketergantungan dengan cuaca. Dalam cuaca terang (panas), sehari bisa memproduksi sekitar 1000 bal ( 1 ton).

Usaha yang dijalani secara totalitas itu dalam perjanan waktu mengalami perkembangan. Saat ini tengah membangun pabrik baru yakni di kecamatan Sumbang Purwokerto Utara.

Ketika ditanya tentang kiat suksesnya ia menuturkan, pertama adalah pendekatan konsumen dan kwalitas produksi.

” Karena konsumen kalau sudah cocok baik rasa, kwalitas produksi maupun penampilannya, soal harga akan mengikutinya,” ujar ayah 2 anak ini seraya menutup bincangannya. (Saring Hartoyo)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.