LOMBA OVOS 2021 DIIKUTI 87 DESA SE KABUPATEN SUKABUMI.

Juri OVOS 2021 : Wiyono Undung Warsito SS, Merwan Meryawan SPd, Tiwi Wartawani SE (Ketua), Abah Sugata A.Syamsi dan Eddi Karsito. (ist)

Selarasindo.com–Sebuah acara inspiratif yang bertujuan mengangkat budaya dan pariwisata dengan tajuk OVOS 2021: “One Village One Story” dan mengusung local wisdom, dengan melibatkan potensi budaya dan pariwisata di 341 Desa dan 47 Kecamatan di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

“Acara ini sebenarnya sudah terselenggara di tahun 2019 tapi baru tingkat Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi. Lantaran mendapat sambutan, maka kami kembangkan menjadi tingkat Kabupaten Sukabumi,” ujar Tiwi Wartawani, SE, Ketua Umum Yayasan Duta Pariwisata dan Kebudayaan Indonesia (YDPDKI) yang sekaligus ketua panitia OVOS 2021 ketika bincang dengan awak media Selasa di hotel Augusta Sukabumi (24/8/2021

H. Andi Sukandi Kades Sinaresmi kec. Gunung Guruh, Sukabumi. (ist)

Lantaran wabah Pandemi Covid mulai merebak di tahun 2020, untuk itu, kegiatan dihentikan dan baru di bulan Agustus 2021 digelar kembali dengan peserta tingkat lebih besar yakni tingkat kabupaten Sukabumi.

Tiwi mengakui untuk menggelar event OVOS 2021 tingkat kabupaten Sukabumi bukan perkara gampang, terutama untuk masalah sosialisasi tentang kegiatan OVOS 2021.

“Alhamdulillah untuk OVOS 2021 tingkat kabupaten diikuti 81 Desa dari 341 Desa yang ada di Sukabum. Dan kami berharap dari penyelenggaraan kali ini, tahun depan bisa diikuti lebih banyak peserta dan obsesi kami bisa tingkat provinsi Jawa Barat,” ungkap Tiwi.

Sementara tujuan kegiatan OVOS 2021, One Village One Story” berusaha memberdayakan pedesaan. Mengangkat kisah-kisah menarik tentang keunggulan, potensi dan keunikan budaya pedesaan. Menghidupkan seni tradisi Indonesia, sebagai nilai-nilai bela negara yang dikembangkan dalam rangka pertahanan nasionalisme ke-Indonesia-an.

Selain itu, OVOS : “One Village One Story” ingin mengembangkan pemajuan kebudayaan di tingkat desa dengan cara mengangkat cerita keunikan dan eksotisme desa dalam bentuk karya seni budaya yang _impactful_ (memberi kesejahteraan siapa saja yang terlibat), _memorable_ (selalu dikenang setiap orang dimana saja), dan _sustainable_ (menjadi tradisi turun temurun kapan saja).

“Sebagai kepala Desa kami sangat mendukung kegiatan menarik ini. Apalagi kami memiliki potensi budaya yang bisa diangkat ke permukaan, agar bisa bersaing dengan desa lain,” ujar H. Andi Sukandi SE, Kepala Desa Sirnaresmi, Kec. Gunung Guruh Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

Andi pun sangat berharap dengan mengikuti lomba OVOS 2021, bisa menjadi sarana promosi yang efektif, agar seni budaya yang ada di Desa Sirnaresmi bisa diketahui masyarakat luas.

“Jujur untuk mempromosikan seni budaya yang ada di desa kami, membutuhkan dana besar dan itu yang menjadi kendala kami selama ini. Untuk itu, kami berharap dari lomba OVOS 2021, bisa menjadi sarana promosi buat seni budaya desa Sirnaresmi,” harap Andi.

Untuk menghasilkan pemenang yang berkualitas, panitia menghadirkan dewan juri diantaranya, Eddie Karsito (Penggiat Seni dan Budaya), Wiyono Undung Wasito, S.S. (Seniman dan Budayawan), Sugasa A. Syamsyi (Pemerhati Budaya), dan Irwan Riyadi, S.Sn (Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Ditjen Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia), Merwan Meryaman, S.PD (Praktisi Seni Disbudpora Kabupaten Sukabumi).

Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, dan Yayasan Duta Pariwisata dan Kebudayaan Indonesia (YDPDKI) (Buyil/sh) 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.