WAHYU BUDIYOKO, MOTIVATOR ANAK MUDA JADI PEBISNIS.

Wahyu Budiyoko, Kordinator Menejer Optic Diamond. (Sh)

Selarasindo.com– Biasanya anak muda selepas menimba ilmu baik di SLTA maupun perguruan tinggi targetnya ingin cari kerjaan. Namun untuk bidang marketing jarang yang berminat lantaran takut ditarget oleh perusahaan. 

Hal itu juga dirasakan oleh Wahyu Budiyoko pria kelahiran Karanganyar 33 lalu yang kini mendapat amanah sebagai Koordinator Menejer Optic Diamond, perusahaan yang bergerak di bidang produksi kacamata dan asesories lainnya.

” Bagi anak muda perantau biasanya lebih mudah digembleng karena jauh dari orangtuanya dan ingin segera bisa mandiri. Tapi bagi anak muda yang dekat dengan tempat tinggalnya agak berbeda, karena bisa pulang ke rumah kapan saja, ” ujar  Wahyu saat berbincang dengan selarasindo.com usai memandu acara Ultah ke 16 Optic Diamond di wahana wisata Agro Karang Penginyongan (AKP) di desa Karangtengah, Cilongok Banyumas, Senin 18 Oktober 2021.

Karyawan Optic Diamond dalam acara Ultah ke 16 di Agro Karang Penginyongan Senin 18/10/21. Selain Tasyakuran, pembekalan (motivasi) dan eefreshing, perusahaan juga berbagi hadiah.(sh) 

Menurutnya, untuk memotivasi anak muda terjun ke masyarakat menjadi marketing atau pemasaran harus diawali dari nol. Harus tahu sebenarnya apa motivasinya setelah lulus sekolah. Keinginannya jadi apa dan dari mana. Dari keluarga, orang tua atau muncul dari diri sendiri.

Makan sebelum diterjunkan ke lapangan, dalam kurun waktu satu minggu mereka dikumpulkan di ruangan untuk menyiapkan mentalnya. Dari belum tahu tentang seluk beluk peran marketing  hingga hingga benar-benar siap terjun ke lapangan.

“Setelah mereka benar-benar punya tekad bulat, baru dibekali dengan teknik marketing seperti apa, termasuk bagaimana menghadapi calon konsumen.” ujar Wahyu Budiyoko yang tinggal di kantor Cabang Banyumas di jalan Tipar Baru 3 No 29 RT 2 RW 3 Kranji Purwokerto Timur.

Bermula kerja serabutan. 

Bagi Wahyu Budiyoko, profesi sebagai marketing bukan hal baru. Ia bergabung dengan Optic Diamond perusahaan yang berkantor pusat di Semarang yang memiliki agen tersebar di berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur ini sejak tahun 2009 lalu.

” Ketika saya masuk kerja di Optic Diamond, baru memiliki 12 cabang. Kini sudah ada 32 cabang, ” ujar pria yang mengabdi di perusahan milik Agus Rahmadi AMd, RP, SE ini.

Pelayanan cepat. 

Dikatakan oleh Wahyu Budiyoko, setelah konsumen diperiksa ukuran serta model kacamata yang dibutuhkan, kemudian dikirim ke Semarang. Dalam kurun satu minggu barang sudah jadi dan sampai pemesan. Namun bagi kebutuhannya mendesak, akan diprioritaskan. Misalnya tiga hari lagi mau ke luar kota.

“Jika ada yang kebutuhanya mendesak akan kami prioritaskan. Baik dalam memproduksi, maupun pengiriman barang lebih cepat sesuai yang dibutuhkan, ” ujarnya.

Bisnis didasari niat ibadah. 

Selanjutnya Wahyu Budiyoko menuturkan awal mulanya bergabung dengan Optic Diamond. Setelah lulus sekolah pada tahun 2006, ia merantau di Medan selama 3 tahun, kemudian pulang kampung. Tahun 2009 ia mendaftar kerja dan diterima di Optic Diamond hingga kini.

Sebagai Koordinator Menejer tugasnya antara lain berbagi pengalaman kepada calon karyawan. Jika dulu dalam bekerja semata untuk meraih materi apa diinginkan, namun kini sudah berubah.

” Jika dulu dalam bekerja lebih didasari untuk meraih apa yang belum dimiliki, kini lebih kepada niat untuk ibadah.” ujar ayah satu anak yang totalitas dan loyal untuk Optic Diamond ini. (Saring Hartoyo).

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.