Minggu, Juni 26
Shadow

SAIFUL SH, PENGAMAT KEBIJAKAN PUBLIK DAN PENGGIAT MASALAH SOSIAL.

Saiful SH. (Ist)

Selarasindo.com–Kemajuan teknologi digital dampaknya amat luas, baik berpengaruh positif maupun negatif terhadap perilaku manusia. Semakin canggih teknologi digital seperti Media sosial, memudahkan setiap orang untuk Transformasi Informasi , Transformasi Ilmu Pengetahuan Dan Transformasi Bisnis dan lainnya tanpa di batasi ruang dan waktu .

Bahkan Ruang media masa, ruang Dunia Maya akhir akhir ini dijadikan alat dan media bagi sekelompok radikal, teroris, kelompok khalifah khalifahan, dan sejenisnya untuk menyebarkan paham pahamnya, dengan berbagai macam konten yang di buat dan di sebarkan secara masif .

“Pengawasan ketat terhadap penyebaran paham radikal harus segera ditangkal, dan para pelakunya harus ditangkap dan di adili agar mereka tidak menghancurkan keutuhan NKRI,” ujar Saiful SH, Pengamat kebijakan publik dan penggiat media sosial.

Pria yang diakrab disapa Bejo ini, menegaskan, penangkapan terhadap pelaku teroris oleh densus 88 selama ini membuktikan kalau teroris masih terus bergentayangan. Kalau dalam hal ini pemerintah tidak bertindak, maka mereka akan cepat berkembang. Ini sangat menghawatirkan.

“Saya pikir pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, tapi keterlibatan ormas besar Nahdlatul ulama, Muhammadiyah, lembaga investigasi, BIN, TNI Polri, Pelajar, Akademisi . Platform media sosial. penyelenggara sistem elektronik, Komunitas IT, komunitas media online dan juga patroli siber sangat perlu. ” tegas pria yang kini menetap di Yogyakarta ini.

Literasi informasi sangat penting dan harus di gaungkan ke seluruh elemen masyarakat ini salah satu upaya pendidikan pentingnya kecintaan terhadap NKRI. Masyarakat juga perlu dikasih pemahaman tentang tentang paham kilafah dan radikalisme.

“Literasi informasi dapat menjadi satu penguatan untuk peningkatan kapasitas dalam pencegahan penyebaran paham dan gerakan radikalisme, terorisme, khalifah khalifahan lewat media sosial. Tegas Bejo.

Karenanya kata Bejo saat mengakhiri perbincangan dengan awak media mengatakan bahwa Literasi informasi ini sangat penting buat generasi milenial. Tujuanya adalah untuk memberikan kesadaran dan berwawasan luas, mampu menganalisa dan menilai suatu informasi dan berita. Secara objektif, kita harus waspada bahwa anak usia remaja merupakan target target kaum radikalisme dalam memperluas paham paham nya. Mari kita selamatkan generasi muda dari paham paham radikal ,terorisme dan dari paham khalifah khalifahan, agar masa depan negara cerah, dan damai selamanya, ujarnya. (Buyil/SH)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.