Sabtu, Desember 3
Shadow

MUFLICHUDDIN, TERUS GALI DAN KEMBANGKAN POTENSI SDM DAN SDA DESA KRAJAN.

Muflichuddin SIP, Kepala desa Krajan kecamatan Cilongok Banyumas. (sh).

Selarasindo.com Muflichuddin S.IP, Kepala Desa Krajan, kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas.  Pria yang satu ini menjabat kepala desa Krajan kecamatan Pekuncen kabupaten Banyumas Jawa Tengah sejak tahun 2019.

Sebelumnya selama 10 tahun ia mengabdi di kecamatan sebagai pendamping sosial kemasyarakatan. Dari tugas yang diembannya itu khirnya ia memahami tentang pembendaharaan yang kemudian dijadikan bekal tentang pengelolaan pemerintahan desa.

Muflichuddin SIP, Kades Krajan saat sampaikan sambutan dalam acara Tasyakuran dan Silaturahmi Penatus 3 di Pendapa Praba Wulan AKP Kamis 29/9/22.(sh)

Oleh karenanya saat didesanya yakni desa Krajan ada lowongan kepala desa, ia tergugah untuk mencalonkan diri. Hal itu didasari keinginannya mengabdikan diri untuk memajukan desanya.

” Saat itu ada 4 calon yang kompetisi. Saya bersyukur akhirnya terpilih sebagai kepala desa. ” ujar Muflichuddin SIP usai memandu acara Tasyakuran dan Silaturahmi Penatus 3 kecamatan Cilongok di Agro Karang Penginyongan, Kamis 29/9/22.

Tasyakuran dan sekaligus Silaturahmi  Penatus 3 Cilongok yang terdiri dari 4 desa yakni Cilongok Karang Kemiri, Kranggan dan Krajan ini atas kesuksesannya meraih juara 2 lomba sepakbola tingkat kecamatan Cilongok dalam rangka memeriahkan HUT Proklamasi ke 77.

Tasyakuran dan Silaturahmi Penatus 3 di Pendapat Praba Wulan AKP, Kamis 29/9/22.(sh)

Dalam bincangannya dengan selarasindo.com ia menuturkan, secara geografis, Krajan adalah desa yang berada di lereng barat daya gunung Slamet di ketinggian 1000 m DPL dengan luas sekitar 611 hektar, terdiri dari dua Kadus, 26 RT 8 RW dengan penduduk sekitar 6000 jiwa.

Sejak memimpin desa Krajan ia terus berupaya mengembangkan potensi baik di bidang  Sumber Daya Manusia (SDM) maupun Sumber Daya Alamnya (SDA).

Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Krajan terus mengembangkan di bidang UMKM dengan mengadakan pelatihan pelatihan. Seperti pelatihan di bidang kerajinan, bambu yang diolah menjadi alat rumah tangga. Masyarakat juga dilatih tentang pembuatan tempe, makanan ikan yakni pelet, serta fermentasi untuk makanan ternak.

Selain itu juga diadakan pelatihan produk aneka makanan yang berbahan dasar dari hasil pertanian setempat seperti Umbi, Pepaya, Pisang dan lainnya yang diolah menjadi makanan cemilan seperti manisan, kripik dan lainnya. Di sisi lain masyarakat juga diberikan pelatihan di bidang kewirausahaan diantaranya usaha kuliner.

Merubah pola tanam. 

Untuk pembangunan SDA potensi di bidang pertanian, di desa tersebut pada musim kemarau tanam padi kurang berhasil. Oleh karenanya pada musim kemarau ia mengajak masyarakat mengubah dari padi menjadi tanaman palawija agar petani mendapat hasil panen yang lebih sehingga bisa menambah kesejahteraan.

“Untuk meningkatkan potensi SDA desa Krajan, yang menjadi prioritas adalah pembangunan infrastruktur jalan yang menghubungkan antara persawahan atau perkebunan dengan lingkungan sehingga pengangkutan barang dan orang menjadi semakin mudah dan cepat. ” ujar Muflichuddin SIP alumni STISIP Kartika Bangsa Yogyakarta tahun 2012 ini. (Saring Hartoyo)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.